• 👤
    Ambar Arum Kaloka — Universita Lampung
  • 👤
    Sri Yusnaini — Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung
  • 👤
    Septi Nuru Aini — Jurusan Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung
  • 👤
    Mas Achmad Syamsul Arif — Jurusan Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung
  • 👤
    Dermiyati — Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung
  • 👤
    Winih Sekaringtyas Ramadhani — Jurusan Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung
📊
Views
31
📥
Downloads
21
Keywords: Respirasi Tanah Pupuk Organik Pupuk Anorganik Dosis Aplikasi

Abstract

Respirasi tanah merupakan salah satu indikator dari kesuburan tanah yang dipengaruhi oleh penggunaan pupuk dalam tanah. Pada penelitian ini pupuk yang digunakan adalah pupuk produksi PT. GGP berupa pupuk campuran organik dan anorganik berbentuk pelet yang mengandung unsur hara makro dan mikro yang dibutuhkan oleh tanah dan tanaman sehingga diharapkan dapat meningkatkan respirasi tanah. Tujuan dari penelitian ini adalah mempelajari pengaruh teknik aplikasi, dosis aplikasi, dan interaksi antara teknik dan dosis pupuk campuran organik dan anorganik terhadap respirasi tanah pada pertanaman nanas di tanah Ultisol, serta mempelajari korelasi antara C-organik, pH tanah, kadar air tanah, dan suhu tanah dengan raspirasi tanah. Penelitian ini dilakukan di PT.GGP dan analisis tanah dilakukan di Laboratorium Biologi Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung dengan rancangan split plot yang terdiri dari 9 perlakuan dan 4 ulangan. Data dianalisis dengan analisis ragam dan uji tukey dilanjutkan dengan uji BNT taraf 5%. Hasil penelitian teknik broadcast dan tugal menujukkan respirasi tanah lebih tinggi dibandingkan teknik larikan pada 15 BST dan hanya teknik tugal yang tertinggi pada 16 BST. Dosis aplikasi 1,5 ton ha-1 menunjukkan respirasi tanah lebih tinggi dibandingkan dosis aplikasi 3 ton ha-1 dan 4,5 ton ha-1 pada pengamatan 16 BST. Hasil interaksi perlakuan teknik broadcast dosis 1,5 ton ha-1 menunjukkan nilai respirasi  tanah yang lebih tinggi dibandingkan perlakuan teknik tugal dengan dosis (3 ton ha-1 dan dosis 4.5 ton ha-1) menunjukkan adanya korelasi positif antara pH tanah dengan respirasi tanah.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2026-02-05
How to Cite
[1]
Ambar Arum Kaloka, Sri Yusnaini, Septi Nuru Aini, Mas Achmad Syamsul Arif, Dermiyati, and Winih Sekaringtyas Ramadhani, “PERBEDAAN TEKNIK DAN DOSIS APLIKASI PUPUK CAMPURAN ORGANIK DAN ANORGANIK TERHADAP RESPIRASI TANAH PADA PERTANAMAN NANAS DI TANAH ULTISOL LAMPUNG TENGAH”, JSEM, vol. 1, no. 01, pp. 49–60, Feb. 2026.

Most read articles by the same author(s)