Journal of Soil and Environmental Management
https://jsem.fp.unila.ac.id/index.php/web
<div style="background: #064e3b; color: #ffffff; padding: 18px; text-align: center; font-weight: bold; text-transform: uppercase; border-bottom: 4px solid #fbbf24; font-size: 17px; letter-spacing: 1px;">Journal Information</div> <div style="padding: 20px;"> <table style="width: 100%; border-collapse: collapse; border: none;"> <tbody> <tr> <td style="width: 200px; padding: 10px; vertical-align: top; text-align: center; border: none;"><img style="width: 160px; height: auto; box-shadow: 0 4px 10px rgba(0,0,0,0.15); border-radius: 4px; border: 1px solid #ddd;" src="https://jsem.fp.unila.ac.id/public/journals/1/cover_issue_1_en_US.jpg" alt="JSEM Cover" /> <div style="margin-top: 10px; font-weight: bold; color: #064e3b; font-size: 11px; text-transform: uppercase;">Official Cover</div> </td> <td style="padding: 10px; vertical-align: top; border: none;"> <table style="width: 100%; border-collapse: collapse; border: 1px solid #f0f0f0;"> <tbody> <tr style="background-color: #ffffff;"> <td style="padding: 12px; border-bottom: 1px solid #eee; font-size: 12px; color: #064e3b; font-weight: 800; width: 35%;">Journal Name</td> <td style="padding: 12px; border-bottom: 1px solid #eee; font-size: 12px; color: #333;">Journal of Soil and Environmental Management (JSEM)</td> </tr> <tr style="background-color: #f7faf7;"> <td style="padding: 12px; border-bottom: 1px solid #eee; font-size: 12px; color: #064e3b; font-weight: 800;">Frequency</td> <td style="padding: 12px; border-bottom: 1px solid #eee; font-size: 12px; color: #333;">2 issues / year (Feb & August)</td> </tr> <tr style="background-color: #ffffff;"> <td style="padding: 12px; border-bottom: 1px solid #eee; font-size: 12px; color: #064e3b; font-weight: 800;">DOI Prefix</td> <td style="padding: 12px; border-bottom: 1px solid #eee; font-size: 12px; color: #10b981; font-weight: bold;">10.23960/jsem</td> </tr> <tr style="background-color: #f7faf7;"> <td style="padding: 12px; border-bottom: 1px solid #eee; font-size: 12px; color: #064e3b; font-weight: 800;">ISSN</td> <td style="padding: 12px; border-bottom: 1px solid #eee; font-size: 12px; color: #333;">p/e-ISSN: In Process</td> </tr> <tr style="background-color: #ffffff;"> <td style="padding: 12px; border-bottom: 1px solid #eee; font-size: 12px; color: #064e3b; font-weight: 800;">Publisher</td> <td style="padding: 12px; border-bottom: 1px solid #eee; font-size: 12px; color: #333;">Fakultas Pertanian Universitas Lampung</td> </tr> </tbody> </table> </td> </tr> </tbody> </table> </div> <div style="padding: 0 30px 30px 30px;"> <h3 style="color: #064e3b; margin: 0 0 15px 0; border-left: 4px solid #fbbf24; padding-left: 12px; font-size: 17px; text-transform: uppercase; font-weight: bold;">Aims & Scope</h3> <p style="font-size: 14px; line-height: 1.8; color: #444; text-align: justify; margin: 0;">This journal is a peer-reviewed scientific publication dedicated to advancing knowledge in the fields of <strong>soil science</strong> and <strong>environmental management</strong>. It serves as a platform for researchers to disseminate original research related to soil properties, conservation, and sustainable agriculture.</p> </div> <div style="background: #f4f6f4; padding: 12px 20px; font-size: 11px; color: #555; border-top: 1px solid #e0e6e0; text-align: right;"><strong>BY Fakultas Pertanian UNIVERSITAS LAMPUNG</strong></div>en-USJournal of Soil and Environmental ManagementPENGARUH RESIDU BAHAN PEMBENAH TANAH DAN PEMUPUKAN NPK TERHADAP NISBAH DISPERSI TANAH PADA TANAMAN JAGUNG (ZEA MAYS)
https://jsem.fp.unila.ac.id/index.php/web/article/view/9
<p>Penurunan kualitas tanah akibat degradasi menjadi tantangan utama dalam budidaya tanaman jagung (Zea mays L.). Salah satu indikator penting dalam menilai stabilitas tanah adalah dispersi nisbah, yang mencerminkan tingkat kerentanan tanah terhadap erosi. Upaya yang digunakan untuk mengatasi nisbah dispersi tanah yaitu dengan residu bahan pembenah tanah dan pemupukan NPK. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh residu bahan pembenah tanah dan pemupukan NPK terhadap penurunan nilai nisbah dispersi tanah pada tanaman jagung. Penelitian dilaksanakan dari bulan Maret 2024 sampai Oktober 2024 di LTPD Unila dan Laboratorium Kimia Tanah FP Unila. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dua faktor, faktor pertama yaitu kombinasi pembenah tanah: B0 = Tanpa Residu Pembenah Tanah; B1 = Residu Biochar Sekam Padi + Pupuk Kandang (10 Mg ha<sup>-1</sup>); B2 = Residu Biochar Tongkol Jagung + Pupuk Kandang (10 Mg ha<sup>-1</sup>); B3 = Residu Biochar Batang Singkong + Pupuk Kandang (10 Mg ha<sup>-1</sup>); faktor kedua yaitu dosis pemupukan NPK dengan 3 perlakuan : P0 = Tanpa NPK; P1 = ½ Dosis NPK; P2 = 1 Dosis NPK, diulang sebanyak tiga sehingga diperoleh 36 satuan percobaan. Analisis data dilakukan secara kualitatif menggunakan <em>Microsoft excel</em>. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh kombinasi residu bahan pembenah tanah dan pemupukan NPK tidak berpengaruh terhadap penurunan nilai dispersi tanah pada tanaman jagung (<em>Zea mays</em>).</p>Dea SapiraAfandiLiska Mutiara SeptianaHery NovpriansyahSri YusnainiRizki AfriliyantiFajri Syahid Nurhakim
Copyright (c) 2026 Journal of Soil and Environmental Management
2026-02-022026-02-02101112PENGARUH RESIDU BAHAN PEMBENAH TANAH DAN PEMUPUKAN N, P, K TERHADAP KEMANTAPAN AGREGAT TANAH PADA TANAMAN JAGUNG (ZEA MAYS L.) DI TANAH ULTISOL
https://jsem.fp.unila.ac.id/index.php/web/article/view/12
Syifa SalsabilaAfandiLiska Mutiara SeptianaSri YusnainiRizki AfriliyantiFajri Syahid Nurhakim
Copyright (c) 2026 Journal of Soil and Environmental Management
2026-02-022026-02-021011323APLIKASI KOMBINASI PUPUK NPK MAJEMUK CAIR DAN TUNGGAL PADAT TERHADAP KEMANTAPAN AGREGAT DAN PRODUKSI PADA PERTANAMAN JAGUNG (Zea mays L.) DI KONDISI EL NINO, BANDAR LAMPUNG
https://jsem.fp.unila.ac.id/index.php/web/article/view/16
<p>m</p>Winih Sekaringtyas RamadhaniDinda Isti QomariaAfandiNur Afni Afrianti
Copyright (c) 2026 Journal of Soil and Environmental Management
2026-02-022026-02-021012432KOMBINASI APLIKASI PUPUK ROCK PHOSPHATE DAN PUPUK NPK TUNGGAL TERHADAP KEMANTAPAN AGREGAT PADA PERTANAMAN JAGUNG (Zea mays L.) DI BANDAR LAMPUNG
https://jsem.fp.unila.ac.id/index.php/web/article/view/14
<p>a</p>AfandiWinih Sekaringtyas RamadhaniVioleta Cahya AjengHery Novpriansyah
Copyright (c) 2026 Journal of Soil and Environmental Management
2026-02-032026-02-031013341ANALISIS LAJU INFILTRASI TANAH PADA PERTANAMAN NANAS YANG DIROTASI TANAMAN UBI KAYU DAN PISANG DI PT. GREAT GIANT PINEAPPLE TERBANGGI BESAR LAMPUNG TENGAH
https://jsem.fp.unila.ac.id/index.php/web/article/view/17
<p>Pertanian monokultur menyebabkan degradasi lahan dan pemadatan tanah, yang mengurangi aerasi, ketersediaan air, dan perkembangan akar tanaman. Untuk mengatasi masalah ini, PT. Great Giant Pineapple menerapkan rotasi tanaman dengan singkong dan pisang. Singkong membantu melonggarkan tanah secara mekanis, sementara tanaman pisang berkontribusi dalam menyediakan nutrisi dan menjaga kelembapan tanah. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi dampak rotasi tanaman tersebut terhadap laju infiltrasi tanah pada budidaya nanas. Menggunakan alat minidisk infiltrometer, penelitian dilakukan dengan tiga perlakuan dan tiga ulangan masing-masing. Hasil menunjukkan bahwa nanas tanpa rotasi memiliki laju infiltrasi sedang, dengan penurunan debit air setiap 30 detik berkisaran (1,4–1,7 ml), rotasi dengan singkong juga menunjukkan laju sedang, dengan penurunan debit air setiap 30 detik berkisaran (1,5–1,7 ml), sedangkan rotasi dengan pisang memiliki laju infiltrasi lebih lambat, dengan penurunan debit air setiap 30 detik berkisaran (0,92 ml). Nanas tanpa rotasi menunjukkan laju infiltrasi tanah tertinggi.</p>Muhamad Adam Galung AbdilahAfandiSepti Nuru AiniHery Novpriansyah
Copyright (c) 2026 Journal of Soil and Environmental Management
2026-02-032026-02-031014248PERBEDAAN TEKNIK DAN DOSIS APLIKASI PUPUK CAMPURAN ORGANIK DAN ANORGANIK TERHADAP RESPIRASI TANAH PADA PERTANAMAN NANAS DI TANAH ULTISOL LAMPUNG TENGAH
https://jsem.fp.unila.ac.id/index.php/web/article/view/5
<p>Respirasi tanah merupakan salah satu indikator dari kesuburan tanah yang dipengaruhi oleh penggunaan pupuk dalam tanah. Pada penelitian ini pupuk yang digunakan adalah pupuk produksi PT. GGP berupa pupuk campuran organik dan anorganik berbentuk pelet yang mengandung unsur hara makro dan mikro yang dibutuhkan oleh tanah dan tanaman sehingga diharapkan dapat meningkatkan respirasi tanah. Tujuan dari penelitian ini adalah mempelajari pengaruh teknik aplikasi, dosis aplikasi, dan interaksi antara teknik dan dosis pupuk campuran organik dan anorganik terhadap respirasi tanah pada pertanaman nanas di tanah Ultisol, serta mempelajari korelasi antara C-organik, pH tanah, kadar air tanah, dan suhu tanah dengan raspirasi tanah. Penelitian ini dilakukan di PT.GGP dan analisis tanah dilakukan di Laboratorium Biologi Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung dengan rancangan split plot yang terdiri dari 9 perlakuan dan 4 ulangan. Data dianalisis dengan analisis ragam dan uji tukey dilanjutkan dengan uji BNT taraf 5%. Hasil penelitian teknik <em>broadcast </em>dan tugal menujukkan respirasi tanah lebih tinggi dibandingkan teknik larikan pada 15 BST dan hanya teknik tugal yang tertinggi pada 16 BST. Dosis aplikasi 1,5 ton ha<sup>-1</sup> menunjukkan respirasi tanah lebih tinggi dibandingkan dosis aplikasi 3 ton ha<sup>-1 </sup>dan 4,5 ton ha<sup>-1 </sup>pada pengamatan 16 BST. Hasil interaksi perlakuan teknik <em>broadcast</em> dosis 1,5 ton ha<sup>-1 </sup>menunjukkan nilai respirasi tanah yang lebih tinggi dibandingkan perlakuan teknik tugal dengan dosis (3 ton ha<sup>-1</sup> dan dosis 4.5 ton ha<sup>-1</sup>) menunjukkan adanya korelasi positif antara pH tanah dengan respirasi tanah.</p>Ambar Arum KalokaSri YusnainiSepti Nuru AiniMas Achmad Syamsul ArifDermiyatiWinih Sekaringtyas Ramadhani
Copyright (c) 2026 Journal of Soil and Environmental Management
2026-02-052026-02-051014960PENGARUH APLIKASI KOMPOS PREMIUM TERHADAP POPULASI DAN KERAGAMAN MESOFAUNA DI LAHAN PERTANAMAN NANAS PT GGP LAMPUNG TENGAH
https://jsem.fp.unila.ac.id/index.php/web/article/view/8
<p>Sistem tanam monokultur dan penggunaan pupuk kimia secara terus menerus akan menyebabkan degradasi lahan. Perbaikan kesuburan tanah dapat dilakukan dengan menambahkan Pupuk Kompos Premium yang merupakan pupuk organik dengan komposisi berbagai bahan organik dan mineral dalam upaya meningkatkan ketersediaan bahan organik dalam tanah. Mesofauna tanah dapat menjadi salah satu indikator kesuburan tanah yang sangat dipengaruhi oleh ketersediaan bahan organik dalam tanah. Tujuan penelitian ini adalah mempelajari pengaruh aplikasi pupuk kompos premium terhadap populasi dan keragaman mesofauna pada lahan pertanaman nanas di PT GGP (<em>Great Giant Pineapple</em>) Lampung Tengah serta mempelajari korelasi antara C-organik, pH tanah, kadar air dan suhu tanah dengan populasi dan keragaman mesofauna tanah. Penelitian dilaksanakan di PT GGP dan analisis sampel tanah dilakukan di Laboratorium Ilmu Tanah FP Unila. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok dengan 4 perlakuan dan 4 kelompok. Data yang diperoleh lalu dianalisis dengan analisis ragam dan uji tukey kemudian diuji lanjut menggunakan uji BNT taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan Kompos Premium A (P<sub>2</sub>) dan Kompos Premium B (P<sub>3</sub>) tidak berbeda nyata dengan perlakuan Tanpa Kompos (P<sub>0</sub>) tetapi perlakuan Kompos Premium A (P<sub>2</sub>) dan Kompos Premium B (P<sub>3</sub>) dapat meningkatkan populasi mesofauna dibandingkan dengan perlakuan Kompos Kotoran Sapi (P<sub>1</sub>). Selain itu hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat korelasi antara C-Organik tanah, pH tanah, suhu tanah, dan kadar air tanah dengan populasi mesofauna tanah.</p>Pandan Arum IrawanDermiyatiDedy PrasetyoMas Achmad Syamsul ArifWinih Sekaringtyas Ramadhani
Copyright (c) 2026 Journal of Soil and Environmental Management
2026-02-062026-02-061016171