DAMPAK APLIKASI KOMBINASI PUPUK KIESERITE DAN PUPUK NPK TERHADAP PORI MAKRO TANAH PADA PERTANAMAN JAGUNG (Zea mays. L) MADURA LOKAL DI BANDAR LAMPUNG
DOI:
https://doi.org/10.23960/jsem.v1i2.22Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penurunan produksi jagung di Lampung yang diduga berkaitan dengan rendahnya kualitas fisik tanah, khususnya ruang pori makro yang berperan penting dalam proses aerasi dan drainase tanah. Penelitian berlangsung bulan Agustus 2024-Februari 2025 di Campang Raya, Kota Bandar Lampung, tanah dianalisis di Laboratorium Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung. Penelitian ini bertujuan untuk menilai pengaruh penggunaan pupuk Kieserite bersama NPK pada ruang pori makro tanah dan produksi jagung Madura Lokal. Penelitian disusun menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan empat perlakuan, yaitu kontrol, NPK standar, 1 NPK + 1 Kieserite, dan ¾ NPK + 1 Kieserite, masing-masing dengan enam ulangan. Variabel utama yang diamati meliputi ruang pori makro tanah dan produksi jagung. Hasil penelitian memperlihatkan aplikasi kombinasi pupuk Kieserite dan NPK tidak berpengaruh nyata pada peningkatan ruang pori makro tanah, dengan seluruh perlakuan berada pada kategori pori makro sedang pada kisaran 6,24-7,90%. Kondisi tersebut berkaitan dengan tekstur tanah berpasir dominasi lempung liat dan rendahnya kandungan bahan organik. Sebaliknya, pemupukan berpengaruh terhadap produksi jagung, dengan hasil tertinggi diperoleh pada perlakuan 1 NPK + 1 Kieserite sebesar 1,92 ton ha-1 serta hasil terkecil pada perlakuan kontrol sebesar 1,14 ton ha-1. Penambahan pupuk Kieserite belum menunjukkan perbedaan produksi yang signifikan dibandingkan NPK standar, namun meningkatkan pH tanah dengan perlakuan ¾ NPK + 1 Kieserite menggeser pH tanah dari kondisi agak masam menuju mendekati netral, sehingga berpotensi meningkatkan ketersediaan dan efisiensi penyerapan unsur hara.